Tetangga Mengira Ada Tikus di Rumah Basroh

Rumah dan Jalan Ambrol ke Sungai

Tetangga Mengira Ada Tikus di Rumah Basroh

- detikNews
Sabtu, 21 Nov 2009 11:13 WIB
Tetangga Mengira Ada Tikus di Rumah Basroh
Bandung - Sebelum kejadian ambrolnya rumah milik Basroh Suherman (59) di Gang Slamet 2 RT 2 RW 2 Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, Jumat (20/11/2009). Tetangga korban, Toha (48) mengira di rumah Basroh ada tikus atau ada yang sedang membetulkan genteng.

"Pas hujan malam itu, ada suara keretek keretek keras di rumahnya Basroh, saya kira itu suara tikus, tapi saya lihati tidak ada. Bahkan saya sempat ke belakang rumah Basroh untuk melihat apakah ada yang membetulkan genteng atau tidak, ternyata tidak ada," kata Toha saat ditemui di lokasi.

Kemudian Toha terkejur saat dirinya kembali ke luar, dia melihat genteng rumah milik Basroh sudah lepas satu-persatu. Dia lalu meminta keluarga Basroh untuk keluar rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat ambrolnya rumah Basroh, motor vespa milik Toha yang terparkir di depan jalan pun ikut hanyut. "Motor vespa saya disimpan di pinggir jalan, pas ambrol itu, otomatis kebawa hanyut. Udah coba dicari lagi, tapi sudah tidak ada," ujar Toha.

Berbeda dengan Toha, Enok (52) mengatakan ambrolnya rumah Basroh dikiranya gempa. "Saya kaget waktu denger suara keras geruduk-geruduk, pas dilihat ternyata rumah tetangga saya hanyut," kata Enok.

Saat ini warga masih gotong royong membangun tanggul. Kerja bakti ini difokuskan untuk mengikis tanah yang ada di bantaran sungai Cidurian agar tidak menghambat arus air. (avi/avi)


Berita Terkait