Akibat musibah yang terjadi sekitar pukul 19.15 WIB, Jumat (10/11/2009), rumah Asoh kini hanya tersisa bagian belakangnya saja. Sementara rumah tetangganya Toha, lubang sedalam 4 meter menganga persis di batas pintu depan. Ruas Gang Slamat 2 sepanjang 15 meter yang ikut ambrol ke Sungai Cidurian, persis di depan kedua rumah ini.
Karena kondisinya yang tidak memungkinkan, Asoh pun terpaksa mengungsi. "Saya takut nantinya merembet dan ambruk lagi. Saya rencananya mengungsi ke rumah saudara saya di Sukasirna," ujar Asoh yang tinggal bersama istri dan lima anaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai langkah antisipasi, warga sekitar akan melakukan patroli malam ini. Seperti Roni Sugara (22) yang rumahnya persis di batas longsoran, memilih tidak mengungsi namun akan berjaga di luar rumah. "Kita berjaga-jaga saja," ujarnya.
Kerugian akibat ambrolnya rumah Asoh serta ruas Gang Slamet 2 sepanjang 15 meter ini, belum bisa ditaksir nilai kerugiannya. Namun Asoh yang sebenarnya adalah pengontrak rumah, kehilangan perabotan seperti lemari yang hanyut terbawa arus sungai. Demikian juga pakaian dan surat-surat berharga. Sementara sepedamotor vespa miliknya belum diketahui apakah tertimbun di longsoran atau ikut masuk ke sungai.
(lom/lom)











































