Ketinggian banjir cileuncang mencapai lutut orang dewasa. Akibatnya, kendaraan roda dua kesulitan untuk melintas di daerah tersebut.
Pantauan detikbandung, banjir cileuncang tersebut dimanfaatkan anak-anak kecil yang berada di sekitar Jalan Kopo. Mereka menawarkan diri untuk mendorong mobil yang melintas di tempat tersebut, agar cepat sampai ke jalan yang tidak terkena banjir cileuncang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang tukang becak di Jalan Kopo menuturkan, daerah Kopo memang selalu banjir cileuncang saat hujan. "Nanti juga kalau hujannya reda, akan surut dengan sendirinya," ujarnya kepada detikbandung.
Di tempat terpisah, salah seorang pengendara yang melintas di Jalan Pasir Koja-Astana Anyar mengatakan, banjir cileuncang serupa juga menggenangi daerah depan RS Immanuel.
Dirinya terpaksa beralih jalur ke Jalan Nyengseret, namun saat akan memasuki jalan besarnya tetap terhambat banjir cileuncang.
(avi/lom)










































