1.KICKFEST.09
"The Biggest Annual Indonesian Clothing Expo" akan kembali digelar di Bandung pada 20-22 November 2009 bertempat di Sasana Budaya Ganesha.
Ini merupakan tahun ke-3 penyelenggaraan, KICKFEST 2008 diadakan di 3 kota; Makassar, Bandung dan Yogyakarta dengan total pengunjung mencapai 400.000 pengunjung (Bandung tercatat sekitar 350.000 pengunjung). Sementara KICKFEST 2009 baru dilaksanakan di kota Yogyakarta dengan total pengunjung sekitar 72.000 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2.PEMUTARAN FILM FILM INDIE SEBAGAI RANGKAIAN DARI GANFFEST INDIE MOVIE MOVEMENT
Friday, November 20, 2009
6:30pm - 9:30pm
Galeri Soemardja FSRD ITB
Kali ini kita kedatangan film-film tamu dari Fikom UNPAD dan film-film Tugas Akhir Fakultas Film dan TV IKJ! Jangan sampai kamu ketinggalan untuk mengapresiasinya!
Film dari Fikom Unpad:
- "12 PAS" dari Lulu Fahrullah
Ryan adalah striker handal (futsal) di kampusnya. Ia sedang menghadapi dilema karena masih sangat mencintai Gita, mantan kekasihnya. Di lain sisi Gita sedang menjalin hubungan dengan Bayu, kiper terbaik kampus sekaligus rival terberat Ryan. Ryan dan Bayu berseteru mereka sepakat untuk mengakhiri konflik diantara mereka, bukan dengan perkelahian penuh darah namun dengan sebuah drama adu penalti.
- "EPILOG" dari Abdallah Gifar
Sebuah lift, seorang pria (Aji Mojo) menekan tombol dengan setengah melangkah, lalu kembali ke posisi semula tanpa ada gairah. Posisi penunjuk arah menunjukkan lift bergerak ke arah atas. Pria tersebut berjalan ke luar dari pintu di sebuah atap. Melangkah beberapa jauh, menatap ke langit yang cerah, dengan wajah tanpa ekspresi. Lalu terus melangkah, berhenti di tepi gedung.
Film Tugas Akhir dari Institut Kesenian Jakarta:
- "PABERIK DODOL" oleh Ari Rusyadi
Dengan tempo lincah, musik rancak, dan gaya penyuntingan yang gesit, film ini menyajikan proses pembuatan dodol Garut, dari awal hingga akhir, secara tradisional maupun modern.
- "NEMESIS" oleh William Chandra
John menceritakan satu malam di mana ia membunuh Reno, sebagai balas dendam atas kematian Yoan, adik perempuannya yang bunuh diri setelah diperkosa Reno. Ketika kasus ini sampai ke pengadilan, ayah Gultom menggunakan kuasanya sebagai pengacara kenamaan untuk melindungi anaknya. Karena hukum tak lagi memberikan keadilan, maka John menegakkannya dengan caranya sendiri.
- "PURNAMA DI PESISIR"
Purnama bagi kita adalah pemandangan yang indah. Namun bagi masyarakat pesisir purnama adalah suatu bencana. Bencana yang harus diperjuangkan oleh seorang anak perempuan.
- "BADUT DAN SANG PENGANTIN"
Di sebuah atap gedung seorang badut menawan hati seorang wanita. Sebuah tragedi terjadi ketika si wanita mengetahui siapa pria di balik riasan badut.
- "CINtA" oleh Steven Facius
Ini adalah kisah CINtA di sebuah dunia yang masih menyisakan bekas luka lama di masa lalu. Antara seorang Cina bernama A Su dan seorang muslimah bernama Siti. Di hari yang menentukan segalanya A Su meminta Siti untuk menikah. Pertanyaan sederhana yang harus mereka jawab bersama dengan cara yang susah. Pencarian jawaban dari dua orang sederhana yang tak mengerti kenapa mereka harus berbeda. Dan sebaliknya mengerti, bahwa sebenarnya mereka cuma saling jatuh cinta.
Pemutaran gratis dan dihadiri oleh para filmmaker dan dosen-dosen pembimbing film-film T.A IKJ.
Syarat kamu dateng : bawa teman sebanyak-banyaknya!
3.GUARAN KUJANG
Diskusi dan Presentasi Kujang
Presentation and Discussion at Common Room
Hari/ Tanggal: Jumat, 20 November 2009
Pukul: 15.00 s/d 18.00 WIB
Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8
Deskripsi Kegiatan
Selama ini Kujang identik dengan identitas dan eksistensi kebudayaan masyarakat Sunda (Anis Djatisunda). Dalam berbagai arsip dokumentasi dan kajian akademis, Kujang digambarkan sebagai senjata (DJAMADIL, A.A. dkk), selain juga memiliki kekuatan supranatural (Mr. Moebirman) dan merupakan lambang ataupun simbol dari sebuah konsep ajaran Sunda Besar (Aris Kurniawan Joedamanggala).
Dalam diskusi ini akan dibahas berbagai aspek yang terkait dengan keberadaan Kujang. Mulai dari asal usul penamaan "Kujang" sebagai Nilai Filosofis Ajaran/ Ageman Ketuhanan tentang asal usul alam semesta yang dijadikan dasar Nagara Karta Gama; "Bentuk Kujang" yang merupakan manifestasi wujud manusia sebagai sebuah penciptaan yang sempurna; serta "Wujud Kujang" yang merupakan manifestasi Alam Semesta yang dituliskan dalam Huruf Adjisaka Purwawisesa dengan bahasa Sang Saka Kreta (Sanskrit) yang menggunakan Huruf "Pa La Wa".
Acara ini akan menampilkan Budi Dalton sebagai narasumber utama. Dikenal sebagai salah seorang pelopor gerakan anak muda yang aktif melakukan kegiatan pengembangan dan pemberdayaan komunitas masyarakat di kota Bandung, Budi Dalton juga dikenal sebagai seorang staff pengajar di Jurusan Karawitan Universitas Pasundan. Dalam kesempatan ini, Budi Dalton akan membahas berbagai aspek yang terkait dengan pengetahuan dan nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam Kujang secara mendetail. Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk umum, terutama bagi para seniman, desainer, peneliti, sejarawan, sastrawan, antropolog, musisi, dsb.
Program ini merupakan inisiatif dari Kelompok Kajian Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Lokal yang didukung oleh Common Room Networks Foundation, Brotherhood for Culture & Bandung Creative City Forum (BCCF) sebagai bagian dari rangkaian program Helar Festival 2009.
Info detail silahkan hubungi Ibu Nunung di nomor 022-2503404 atau Dadang Hermawan di nomor 08122362316.
4.Kala Bandung
Dalam rangka Helarfest 2009 dan menuju 200 tahun Bandung tahun depan, Mahanagari dibantu dengan BCCF (Bandung Creative City Forum) mengadakan peluncuran sebuah proyek budaya, yang diriset dan didesain oleh Mahanagari, bernama Kala Bandung.
Kala Bandung adalah perjalanan waktu yang tertuang dalam media semacam Banner dengan tinggi 1.5 m dan lebar 5 m. Total Kala Bandung yang kami buat adalah 50 meter. Foto-foto dan sejarah Bandung beserta peristiwa yang menyertainya dan terpampang secara berurutan.
Peluncuran ini akan diramaikan dengan penampilan dari Komunitas Ontel, Klab Aleut, Klinik Keroncong, pemutaran film Bandung tempo dulu, bagi-bagi CD film, dan lihat foto dan baca sejarah Bandung.
Di 9 (sembilan) kaki Pasupati kami akan meluncurkan foto Bandung tempo dulu berukuran besar. Sebuah proyek dekorasi kota yang (semoga) makin bikin Bandung enak dilihat. Selamat menikmati Bandung!
Setelah peluncuran, Kala Bandung akan disebarkan di 10 titik sekolah dan beberapa Universitas di Bandung. Mereka adalah:
1. SMUN 1 Bandung
2. SMUN 3 Bandung
3. SMUN 4 Bandung
4. SMUN 5 Bandung
5. SMUN 8 Bandung
6. SMUN 11 Bandung
7. SMUN 20 Bandung
8. Universitas Padjadjaran (UNPAD)
9. Institut Teknologi Bandung (ITB) – dalam konfirmasi
10. Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) – dalam konfirmasi
Datang yaa!
Peluncuran ini akan diadakan mulai pukul 3 sore, tapi dari hari sabtu pagi si Kala Bandung sudah berdiri dan dapat dibaca di Taman Cikapayang.
Ayo ajak semua temen-temen, keluarga, pacar, tetangga, buat ikutan datang!
(lom/lom)










































