"Jika dilihat secara umum, hemoglobin (Hb), nadi, respirasi dan tingkat cairan dalam tubuh, juga sudah mulai stabil," ujar dokter Budi Setia Budiawan dari Sub Bagian Alergi Imunalogi Ilmu Kesehatan Anak RS Hasan Sadikin, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/11/2009).
Budi menuturkan, hemoglobin (Hb) Ajeng yang sempat turun drastis hingga 4 saat masuk, kini sudah menjadi 8. Permukaan kulit Ajeng yang melepuh juga sudah berkurang. "Luka-luka yang ada di sekujur tubuh ajeng, saat ini sudah mulai mengering. Tentu rasa sakitnya berbeda dengan pada waktu sakit dulu di mana masih melepuh dan mengeluarkan nanah," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kulit yang terbuka sangat memungkinkan pasien terkena infeksi yang baru lagi. Makanya ini menjadi prioritas kami untuk ditangani," ujarnya.
Lebih lanjut Budi mengatakan, hingga saat ini, dugaan infeksi yang diidap ajeng adalah herpes. "Namun kami masih menunggu hasil lab. Begitu juga dengan alergi obat yang selama ini masih belum diketahui dari obat yang mana," ujarnya.
"Ke depan kami akan memberikan rekomendasi kepada orangtua pasien agar jika berobat, tidak diberikan obat yang sama dengan yang diberikan Puskesmas saat ajeng berobat beberapa waktu lalu," tambah Budi.
(lom/lom)











































