Demikian diungkapkan Hilwan Saleh, Ketua Panitia Hotcare Expo menyebutkan salah satu alasan digelarnya Hotel, Catering, Cafe & Restaurant atau Hotcare Expo di Graha Manggala Siliwangi dari Rabu-Jumat, 18-22 November.
Dengan pameran ini, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar ingin memfasilitasi pertemuan antara produsen dengan pemilik hotel. "Acara ini untuk mempertemukan produsen dan pemilik hotel se-Jawa Barat," ujarnya ditemui di sela-sela pameran.
Setidaknya ada 58 perusahaan yang terbagi ke dalam 79 stand yang berpartisipasi. Perusahaan-perusahaan tersebut memamerkan berbagai macam produk kebutuhan dan peralatan untuk hotel, cafe dan restoran.
Produk-produk tersebut sangat beragam, dari mulai sprei, bantal, peralatan makanan, cat, bahan makanan, sampai tenaga kerja karena pameran ini diikuti juga oleh beberapa lembaga pendidikan.
"Pameran ini juga diikuti pelukis karena hotel juga butuh lukisan untuk dekorasi," ujar Wakil Ketua PHRI Jabar ini.
Target awal Hotcare hanya menyediakan 70 stand, tapi kemudian jadi 79 stand dari 58 perusahaan. Selain perusahaan-perusahaan di Jabar dan Bandung juga ada perusahaan dari Jakarta, Bali, Surabaya juga sebuah perusahaan IT dari Belanda.
Pameran ini merupakan kali pertama diadakan PHRI. Menurut Hilwan sebelumnya pameran serupa diadakan oleh pihak-pihak di luar PHRI, kini PHRI yang berperan untuk mengadakan. "Ini kewajiban kami untuk memfasilitasi anggota," ujar Hilwan.
PHRI menargetkan, dalam tiga tahun ke depan bisa mengembangkan pameran ini dalam skala yang lebih luas, level internsional. "Mungkin tahun kedua nasional dan tahun ketiga baru internasional," ujarnya.
(ema/avi)











































