Psikiater: Hadi Akhiri Hidupnya Secara Spontan

Bocah Kelas 1 SMP Gantung Diri

Psikiater: Hadi Akhiri Hidupnya Secara Spontan

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 18 Nov 2009 10:58 WIB
Psikiater: Hadi Akhiri Hidupnya Secara Spontan
Bandung - Aksi nekat bunuh diri Hadi Purnomo (14), siswa kelas 1 SMP YPU Bandung, terjadi karena bocah itu dalam kondisi putus asa. Akhirnya dia mengambil keputusan cepat atau spontan untuk mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Psikiatri RS Hasan Sadikin Bandung Teddy Hidayat saat dihubungi detikbandung, Rabu (18/11/2009). "Perlu diperhatikan juga kegagalan orangtua baik di rumah dan sekolah dalam menghadapi permasalahan si anak, sepertinya anak itu terlihat putus asa, dan tanpa pikir panajng mengambil keputusan untuk bunuh diri," jelasnya.

Menurutnya untuk mengetahui motif Hadi nekat bunuh diri, harus dilihat hubungan anak itu dengan lingkungan sekitarnya, baik sekolah, keluarga, dan lingkungan rumah tinggalnya. "Apakah ada masalah dengan keluarga atau temannya, ini yang perlu ditelusuri," ujar Teddy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teddy mengungkapkan saat ini tren kasus bunuh diri sudah bergeser dari pelaku usia remaja kepada anak-anak. Meski tidak memberikan data, Teddy mengatakan peningkatannya cukup signifikan. "Ya saya pantau dari pemberitaan media," katanya.

Berdasarkan data Depkes 2007, Jabar menempati posisi tertinggi krisis gangguan emosional. Usia di atas 15 tahun pada 2007, 20 persennya alami gangguan mental. "Mungkin 2009 angkanya lebih tinggi lagi," katanya.

Teddy mengusulkan perlunya layanan hotline bagi masyarakat yang menemukan warga yang akan melakukan pencobaan bunuh diri. "Jadi kalau ada yang bunuh diri, masyarakat bisa telepon hotline itu, dan setelah itu memberikan teleponnya ke si pelaku," paparnya.

Hadi ditemukan dalam keadaan tergantung di kuda-kuda kamarnya oleh adik perempuannya, Ayu Lestari (10), sebelum maghrib, Senin (16/11/2009). Siang hari, rekan korban sempat melihat korban masih bermain bola di gang rumahnya.

Kematian Hadi dengan cara gantung diri ini sungguh tragis, karena terjadi bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke-14 yang jatuh pada tanggal 16 November.

Namun pihak keluarga merasa ragu jika kematian Hadi akibat bunuh diri. Mereka menduga itu karena kecelakaan. Pihak kepolisian sendiri menyatakan Hadi murni bunuh diri, hal itu berdasarkan hasil visum.

(ern/ern)


Berita Terkait