Sejak 2 tahun lalu OSUG (OpenSolaris User Group) Indonesia terkonsentrasi di Jakarta. Tapi sejak akhir 2008 mulai bermunculan OSUG daerah. Yogyakarta, Surabaya, dan Malang menjadi kota yang pertama mendeklarasikan OSUG daerah. Disusul pada awal dan pertengahan 2009, OSUG Bandung dan Medan.
Hal ini yang membuat Jim Grisanzio, Senior Program Manager OpenSolaris Engineering, berkunjung ke Indonesia. Dalam kunjungannya ke Indonesia, Jim mendatangi dua kota yakni Jakarta dan Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hujan yang terus mengguyur Bandung, tidak menyurutkan semangat mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), Institut Teknologi Telkom (ITT) dan beberapa orang dari profesional untuk bertemu dan berdiskusi dengan Jim. Padahal sebelumnya, Jim menjadi pembicara dalam 'OpenSolaris Day' di Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB).
Tak hanya berdiskusi tentang bagaimana membangun sebuah komunitas, pria berkewarganegaraan Amerika Serikat ini juga memberikan tips dan trik ngeblog. Menurut Jim, alangkah lebih baiknya jika blog ditulis dalam bahasa internasional, bahasa Inggris.
"Blog dalam bahasa inggris. Karena itu yang akan membuatmu terkenal seluruh dunia. Semua orang di seluruh dunia akan mengetahui dirimu," paparnya yang juga seorang blogger yang paling aktif memposting tulisan di kalangan petinggi OpenSolaris.
Pria yang saat ini berdomisili di Tokyo pun berkali-kali mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan komunitas open source, khususnya OpenSolaris di Indonesia. Diujung acara yang berakhir hingga larut malam ini pun dipergunakan oleh 30-an peserta 'Meeting OSUG Bandung' untuk berfoto bersama.
(afz/ern)











































