Polisi telah memeriksa beberapa saksi terkait 8 korban meninggal dan ratusan warga yang mengeluh sakit, setelah pembagian obat anti filariasis di Kabupaten Bandung pada Selasa (10/11/2009).
Selain Kabid P2PL Dinkes Kabupaten Bandung, dokter, panitia juga warga khususnya keluarga korban meninggal. Dari warga yang diperiksa , diketahui bahwa petugas kesehatan telah memberitahu akan adanya efek samping obat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari keluarga korban, diketahui juga bahwa banyak di antara korban yang memiliki riwayat penyakit permanen. "Rata-rata korban memiliki penyakit permanen seperti jantung," lanjut Imran.
Hari ini polisi kembali memeriksa para saksi. Di antara yang dipanggil termasuk dua petugas Puskesmas UPTD Kabupaten Bandung.
(lom/lom)










































