Kabar seringnya Hadi Purnomo (14) dihukum oleh salah seorang gurunya di sekolah, dibantah pihak sekolah. Kepala Sekolah SMP YPU Opan Sopandi menyatakan selama ini dia tak pernah mendengar ada guru yang menggunakan kekerasan untuk menghukum murid di sekolahnya.
"Saya belum dengar itu ke telinga saya. Namun kalaupun ada cubitan, itu kan sudah enggak boleh. Tapi kan ini juga baru sebatas info kalau dia suka dihukum, belum ada faktanya," ujarnya ditemui di rumah duka, Jalan Karees Timur RT 3 RW 8 Kelurahan Samoja Kecamatan Batununggal, Selasa (17/11/2009).
Namun untuk memastikan, kata Opan, dia akan segera mengumpulkan seluruh guru di SMP YPU untuk membahas hal ini. "Saya akan berikan pengarahan kepada seluruh guru, enggak hanya kepada guru yang disebutkan katanya suka menyetrap dan menghukum almarhum," terang Opan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadi ditemukan dalam keadaan tergantung di kuda-kuda kamarnya oleh adik perempuannya, Ayu Lestari (10), sebelum maghrib. Siang hari, rekan korban sempat melihat korban masih bermain bola di gang rumahnya.
Kematian Hadi dengan cara gantung diri ini sungguh tragis, karena terjadi bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke-14 yang jatuh pada tanggal 16 November. (ern/ern)











































