Siapa sangka, saat pamit untuk bekerja sekitar pukul 10.30 WIB tadi merupakan pertemuan terakhir Syamsudin (39) dengan putra pertamanya Hadi Purnomo (14). Saat berpamitan, Hadi sempat mengingatkan Syamsudin untuk mengucapkan salam.
"Tadi saya ketemu sekitar jam 11, saya bilang saya mau berangkat kerja," ujar Syamsudin lirih saat ditemui di rumahnya Jalan Karees Timur RT 3 RW 8 Kelurahan Samoja Kecamatan Batununggal RT 3 RW 8, Senin (16/11/2009).
Menurut Syamsudin, Hadi tergolong anak yang baik dan sopan, setiap kali pamit pergi bekerja dan lupa mengucapkan salam, anaknya selalu mengingatkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, kata Syamsudin, anaknya memang tidak masuk sekolah. Meski begitu, dia yakin anaknya tidak mempunyai masalah baik di sekolahnya maupun di lingkungan rumahnya.
Ditambahkan Syamsudin, beberapa waktu lalu, Hadi sempat meminta untuk berlibur ke Pangandaran pada tahun baru 2010 nanti.
Pantauan detikbandung saat ini tetangga masih berkumpul. Di depan rumah korban juga sudah dipersiapkan kursi lipat untuk tahlilan. Rencananya korban akan di makamkan di pemakaman Cibangkong, besok pagi.
Hadi ditemukan dalam keadaan tergantung di kuda-kuda kamarnya oleh adik perempuannya, Ayu Lestari (10), sebelum maghrib. Siang hari, rekan korban sempat melihat korban masih bermain bola di gang rumahnya.
Kematian Hadi dengan cara gantung diri ini sungguh tragis, karena terjadi bertepatan dengan hari ulang tahunnya ke-14 yang jatuh hari ini. (avi/ern)











































