Keseharian Mustofa Jamilah pelaku teror keluarga almarhum Amy Abdul Muchy, adalah pedagang pakaian di Pasar Caringin. Dia nekat melakukan teror karena dagangannnya sepi pembeli.
Hal ini diakui Mustofa kepada wartawan di Mapolsek Bandung Kulon, Senin (16/11/2009). "Selain sepi pembeli, juga musim hujan, sehingga saya melakukan perbuatan ini," kata Mustofa.
Mustofa mengaku pada saat dirinya melakukan teror kepada ayah Amy, Dodi Ahmad Djajuli yang tinggal di Cimahi I Blok 2 Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, dia hanya ingin menakut-nakuti sehingga Dodi tertarik menjadi pasiennya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mustofa juga mengaku dalam brosurnya, dia memiliki pusaka berupa tasbih ajaib juga didampingi oleh 98 jin islam. Selain itu, Mustofa menuliskan penyakit atau masalah yang bisa disembuhkannya seperti anti santet, patah tulang, kanker, stroke dan buta.
Dia pun menyatakan dirinya memiliki kemampuan untuk mengetahui siapa pelaku perampokan atau pencurian. Para pencuri yang masuk ke dalam rumah atau toko akan menjadi diam terpaku selama 26 jam.
Dari keterangan Mustofa, dia mengetahui keluarga Dodi setelah tahu kejadian bahwa anak Dodi meninggal karena dibunuh pencuri dari seorang sopir angkot. Kebetulan dirinya masih satu daerah dengan Dodi, yaitu di kawasan Cijerah.
"Saya tahu ada kabar anak tewas itu dari sopir angkot, kemudian saya mencari alamat rumah tersebut, dan saya ketemu rumahnya. Warga di situ bilang anak ketua RW yang meninggal itu," tutur Mustafa.
Dalam beberapa surat kaleng yang dilayangkan kepada keluarga Dodi, Mustafa menuliskan 'Buat Dodi RW di tempat, tolong dibaca surat yang ada di dalam ini baik-baik'. Sementara surat lainya berisi ancaman kepada anak kedua Dodi yang akan dibunuh atau rumah Dodi akan disiram bensin.
(avi/lom)










































