Rubuhnya benteng, menurut penjaga food court Duduh Durahman (50) terjadi kemarin, Sabtu (14/11/2009) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu dirinya sedang tidak berada di food court.
"Tapi saya lihat anak-anak kecil berlarian di sekitar lokasi kejadian. Pas saya menghampiri ternyata sudah begini," tutur Duduh ditemui di lokasi kejadian, Minggu (15/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, pengunjung food court tidak terlalu ramai. Rubuhnya benteng pun tidak menimbulkan keributan karena benteng rubuh sedikit demi sedikit.
Benteng rubuh sepanjang sekitar 10 meter dengan ketinggian 2 meter dan ketebalan 50 sentimeter. Menurut Duduh, pondasi benteng memang tipis karena hanya dilapisi dengan kirmir dan sudah tua.
Akibatnya, lantai kamar mandi food court selebar kira-kira satu meter juga mengalami keropos. Dinding bagian bawah kamar mandi juga berlubang. Sementara beberapa bagian dinding mengalami retak ringan.
Untuk sementara dua kamar mandi tidak bisa digunakan oleh pengunjung karena dikhawatirkan akan membahayakan mengingat tiang pondasi yang sudah rapuh.
Ditambahkan Duduh, pembangunan saluran air juga tidak ada hubungannya dengan kepentingan warga. Menurutnya, saluran tersebut untuk mengalirkan air khusus di kawasan tempat parkir Taman Hutan Raya Juanda.
(ema/ern)










































