Dede juga mengatakan, penderita Thalasemia berasal dari keluarga yang tingkat ekonominya rendah. Padahal obat yang harus dibeli oleh penderita cukup mahal, yaitu sekitar Rp 37-40 ribu per kapsul.
"Per harinya penderita harus meminum empat kapsul, jadi sehari mereka harus menyiapkan sekitar Rp 200 ribu, dan jika ditotalkan satu bulan, mereka harus menyiapkan uang sekitar Rp 6 juta. Jadi perlu ada gerakan bersama untuk membantu penderita," kata Dede dalam sambutannya, saat dinobatkan sebagai Duta Thalassemia oleh Perhimpunan Orang Tua penderita Thalassemia (POPTI) Jabar, di Parkir Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (13/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dede juga mengatakan perjuangan Neneng melawan penyakitnya ini lebih dari perjuangan seorang wakil gubernur. "Dia ini sudah 30 tahun bertahan dengaan penyakitnya," ujar Dede.
Dede juga meminta kepada masyarakat agar tidak mendiskriminasikan penderita Thalassemia. Mereka harus mendapat perlakuan yang sama.
Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang disebabkan kurangnya produksi hemoglobin atau sel darah merah, yang diakibatkan oleh terjadinya gangguan dalam proses pembentukan rantai sel darah karena kerusakan gen dalam tubuh.
Seseorang yang terkena penyakit Thalassemia, dapat melakukan penambahan jumlah hemoglobin dalam darah dengan cara transfusi dan meminum obat.
(avi/lom)











































