Hal tersebut diungkapkan Koordinator Aliansi Umat Islam (Alumi) Jawa Barat, Hedi Muhammad, kepada wartawan melalui ponselnya, Kamis (12/11/2009).
"Bila masyarakat terutama umat Islam yang hendak menonton film tersebut sebagai hiburan, ya tidak apa-apa. Tetapi, jangan sampai percaya kalau kiamat akan terjadi pada 2012. Bila percaya, maka bisa terjebak dalam kemusyrikan," jelas Hedi.
Hedi menegaskan, kiamat tidak bisa diprediksi secara ilmiah. Sebab, kata Hedi, tidak ada yang bisa mengetahui kapan datangnya hari akhir tersebut.
"Tidak ada di dunia ini yang mengetahui datangnya kiamat selain Allah," imbuhnya.
Menurut Hedi, masyarakat yang menonton film yang menggambarkan kiamat itu mesti waspada dan jangan terjebak. Pasalnya, sambung Hedi, film tersebut memiliki misi tertentu.
Sepertinya, tutur Hedi, film tersebut dibuat setengah fiktif dan berusaha meyakinkan manusia. "Yang perlu diingat, jangan terjebak argumentasi-argumentasi yang bermaksud meyakinkan pada 2012 terjadi kiamat," jelas Hedi.
(bbp/lom)











































