Untuk PLTA saja, di Jabar ada PLTA Cibadak, Cirata, Jatiluhur juga Saguling. Selain itu ada juga PLTG PUG Alurcanang dan PUG Karnojang. Namun seluruhnya belum mampu memenuhi kebutuhan listrik per harinya sebesar 5.500-5.800 MW.
"Mungkin masyarakat melihat Jabar ini harusnya bisa aman, kenyataannya tidak demikian. Kita masih mendapat pasokan dari jalur Jawa Madura Bali," ujar staf Humas PLN Distribusi Jabar-Banten Agus Budianto, saat dihubungi detikbandung, Kamis (12/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembangkit-pembangkit yang ada di Jabar ini tidak cukup, selain kapasitasnya masing-masing yang ratusan MW, juga karena kondisinya yang sudah tua sehingga tidak bisa bekerja maksimal," lanjut Agus.
Untuk mengantisipasi krisis listrik, tambah Agus, selain penambahan pembangkit juga perubahan pola konsumsi. "Jadi kampanye matikan lampu, bahkan lampu kamar mandi pun, itu sangat penting. Kalau 5 watt saja, dikali sejuta rumah itu jelas sangat berarti," imbaunya.
(lom/lom)










































