Mobil sedan yang ditumpangi dua orang wanita tiba-tiba menerobos Jalan Rd Demang Hardjakusuma yang sejak tadi pagi ditutup buruh. Namun belum juga sempat menerobos lebih jauh, mobil tersebut diberhentikan para buruh. Mereka membuat barikade di depan mobil.
"Saya mau lewat aja kok kesitu," kata sopir sedan hitam kepada buruh sambil menunjuk ke arah Kantor Pemkot Cimahi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengemudi sedan sempat keluar dari mobilnya, namun tak lama kemudian mobil tersebut berbalik arah. Setelah kejadian tersebut, seorang buruh membawa motornya ke pinggir jalan, saat ada yang mencoba menerobos, dia menggerung-gerungkan motornya dengan kencang.
Pantauan detikbandung, sekitar 200 meter dari lokasi aksi demo tersebut, 8 buruh menutup jalan dengan mengibas-ngibaskan bendera yang mereka bawa agar kendaran tidak bisa melaju di depan Kantor Pemkot Cimahi. Dengan isyarat tangan, mereka meminta kendaran yang melewat untuk memutar balik.
Sementara itu, tidak terlihat satu pun polisi lalu lintas yang berjaga di lokasi dan mengambil alih penutupan jalan tersebut.
Namun karena turun hujan, para sebagian buruh wanita masuk ke halamam Kantor Pemkot Cimahi. "Masuk saja bu, tidak akan dimarahi polisi kok, baik polisinya juga. Apalagi ini kan rumah kita juga, masa tidak boleh masuk," kata salah seorang demonstran kepada buruh ibu-ibu.
Saat ini 10 perwakilan buruh sedang diterima oleh Pemkot Cimahi untuk melakukan audiensi di ruang Sekretariat Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil, Sosial dan Tenaga Kerja.
(avi/ern)










































