Iklim Investasi di Jabar Membaik

West Java International Expo 2009

Iklim Investasi di Jabar Membaik

- detikNews
Senin, 09 Nov 2009 19:02 WIB
Iklim Investasi di Jabar Membaik
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menilai iklim investasi di Jabar semakin baik. Ini diraih berkat kondusifnya iklim politik dan keamanan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Heryawan menyatakan hal tersebut saat membuka West Java International Expo 2009 di Mason Pine Hotel Kota Baru Parahyangan Kabupaten Bandung Barat , Senin (9/11/2009).

"Kondisi politik dan keamanan di Jawa Barat saat ini sangat kondusif. Potensi man power di Jawa Barat juga sangat potensial, tinggal ditingkatkan kualitasnya dengan sistem link and match dari dunia pendidikan," tuturnya dikutip dari surat elektronik yang diterima detikbandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan Heryawan, persiapan SDM yang berkualitas diraih dengan cara menambah porsi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditingkatan sampai 70 persen dan 30 persennya SMA.

Masih menurut Heryawan, potensi sumber daya alam dan 42 juta lebih jumlah penduduknya merupakan peluang yang tepat untuk berinvestasi. Sektor energi panas bumi, agro industri, manufaktur, makanan olahan, perikanan, perkebunan, pertekstilan masih terbuka luas untuk dikembangkan.

Mengenai kemudahan regulasi perizinan usaha yang sering dikeluhkan para investor, Heryawan menjelaskan saat ini Jawa Barat mempunyai satu badan khusus yang mengurusi perijinan yaitu Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT).

"Saat ini perijinan usaha bisa lebih cepat bahkan bisa hitungan jam, tergantung perijinan yang diurus," imbuhnya.

Pameran Internasional peluang investasi dan potensi Jawa Baratย  ini digelar mulai tanggal 8-12 November 2009. Ekspo potensi Jawa Barat ini diikuti oleh kota dan kabupaten di seluruh Jawa Barat, perbankan, BUMN, BUMD, lembaga pembiayaan nasional dan international dan lainnya. Bahkan para peserta pameran juga datang dari provinsi lain seperti Sumut, DKI Jakarta, DIY, Jateng, Jatim bahkan dari perwakilan Singapura.

Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menambahkan, jumlah investasi yang ditanamkan di Jawa Barat sampai tahun 2009 senilai Rp 37,6 triliun.

Pada tahun 2009 ini terjadi kenaikan minat investasi di Jawa Barat sebanyak 4 persen dibanding dengan tahun 2008. Dalam ekspo ini ada 28 calon investor potensial yang akan melakukan pembicaran bisnis to bisnis.

Pada kesempatan yang sama dilakukan penyerahan LOI (Letter Of Intent) technical support untuk proyek Geothermal di Jawa Barat dari International Finance Cooperation (IFC) dan Asian Development Bank (ADB). Penyerahan Surat Persetujuan Penanaman Modal Dalam Negeri (SPPMDN) dan Surat Persetujuan Penamanamn Modal Asing (SPPMA) serta Izin Usaha tetap (IUT) oleh gubernur kepada para investor.

(lom/lom)


Berita Terkait