Tuntut Reformasi Lembaga Peradilan, Pendemo Beri Salam Pantat

Tuntut Reformasi Lembaga Peradilan, Pendemo Beri Salam Pantat

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 09 Nov 2009 13:02 WIB
Tuntut Reformasi Lembaga Peradilan, Pendemo Beri Salam Pantat
Bandung - Sebanyak 20 orang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Unpas Bandung menggelar unjuk rasa di Kantor Kejati Jabar, Jalan Martadinata, Senin (9/11/2009). Mereka menuntut reformasi lembaga-lembaga peradilan di Indonesia. Sebagai bentuk kekecewaan belum terwujudnya penegakan hukum, mereka kompak memberi salam pantat ke arah kantor Kejati Jabar.

"Pembenahan lembaga-lembaga peradilan menjadi kebutuhan mendesak saat ini. Sebab, hingga kini salah satu agenda reformasi yakni penegakan hukum belum terwujud," ujar koordinator aksi, Rizki Pahlawan.

Menurut Rizki, masih ada kebobrokan di lembaga peradilan di Indonesia. Contohnya, tutur Rizki, adanya dugaan aparat penegak hukum yang korup dan tidak profesional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rizki menilai banyak makelar kasus (markus) dalam lembaga peradilan dalam bentuk penyalahgunaan dan tindakan kontra produktif. Yang terbaru, sambung dia, kasus percobaan penyuapan terhadap salah satu lembaga peradilan yang dilakukan Anggodo cs.

"Diduga ini melibatkan petinggi lembaga peradilan mulai Polri, Kejaksaan Agung dan KPK. Ini sungguh memalukan. Maka itu, reformasi peradilan adalah harga mati," jelasnya.

"Tangkap juga para oknum di lemabaga peradilan yang terlibat markus," tambahnya lagi.

Aksi ini mendapat penjagaan dari puluhan petugas kepolisian. Para pedemo membawa spanduk yang antara lain bertulis "Usut Tuntas Kasus Century" dan "Tangkap Markus".

Sempat terjadi aksi dorong antara pedemo dan polisi. Namun niat pedemo yang ingin merangsek masuk ke kantor Kejati Jabar tak terpenuhi. Akhirnya, pedemo pun dengan kompak memberi salam pantat sebagai bentuk kekecewaan.

(bbp/lom)


Berita Terkait