Dikatakan Ketua RT 01 RW 9 Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi Cahyat (54), sebagian warga tak akan menolak kehadiran keluarga tersebut. Namun diakui Cahyat, beberapa warga memang masih merasa takut akibat kejadian ledakan kemarin.
"Memang ada yang takut, takutnya nanti bom yang dibuat semakin besar," kata Cahyat kepada detikbandung, Minggu (8/11/2009).
Namun meski begitu Cahyat menuturkan tidak akan menolak jika keluarga tersebut nantinya tinggal kembali di lingkungan tersebut.
"Tidak ada masalah, semoga saja ada jalan bagi Abda dengan punya pekerjaan agar tidak menganggur dan malah melakukan kegiatan yang tidak jelas," tuturnya.
Selama ini dikatakan Cahyat, dirinya belum pernah berkomunikasi dengan dirinya. Sementara dengan ibunya hanya pernah sesekali. "Mulai nanti ya akan saya coba menjalin komunikasi," tambahnya.
Ledakan di Kampung Cipanawar RT 1 RW 9 Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi, terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Diduga Abda sedang membuat bom rakitan, menggunakan serbuk belerang korek api.
Akibat ledakan tersebut Abda Dzikri (24), perakit sekaligus korban dari ledakan dilarikan ke Rumah Sakit akibat terkena ledakan bom buatannya sendiri. Polisi menyita beberapa barang bukti guna pemeriksaan lebihlanjut terkait insiden ledakan.
Sementara itu, ibunda Abda, Negsih, tinggal di rumah orangtuanya di kawasan Sukaresmi, Citeureup, Kota Cimahi.
(tya/ahy)











































