Dalam acara launching yang juga berbarengan dengan Seminar Nasional Tentang Open Source Software di Ballroom Hotel Jayakarta ini, P2I LIPI mendemonstrasikan IGN 2009 ini yang merupakan pengembangan dari Distro Nusantara terdahulunya, Igos Nusantara.
"Kita konsisten dengan hal ini. Tiap tahun kita kembangkan dan kita rilis," ujar Kepala P2I LIPI Tigor Nauli kepada detikbandung disela-sela acara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya 90 persen kita optimis semua hardware bisa terdeteksi. Kecuali mungkin untuk hardware keluaran paling baru. Yang keluar setelah pertengahan tahun mungkin belum terdeteksi," katanya menjelaskan.
IGN 2009 ini tersedia dalam 3 tipe media yaitu IGN2009 DVD Installer, IGN2009 LiveCD GNOME dan IGN2009 LiveCD LXDE (minimalis).
"Ada 3 tipe yang kita sediakan. Kita berharap ini dapat menjadi solusi dari kebutuhan masyarakat terhadap sistem operasi alternatif. Bahkan untuk yang versi DVD Installer itu sangat lengkap. Karenanya ukurannya pun sekitar 4,2 gigabyte. Ada sekitar 3.800 file aplikasi yang bisa dipilih dan diinstalkan," terang Nana Suryana, peneliti sekaligus salah seorang tim pengembang utama IGN 2009 di tempat yang sama.
(afz/avi)











































