Dihubungi melalui telepon, Jumat (6/11/2009), Kapolresta Cimahi AKBP Rusdi Hartono menyatakan pihak kepolisian masih membutuhkan rumah tersebut untuk penyelidikan.
"Kami masih membutuhkan rumah yang merupakan lokasi ledakan untuk penyelidikan. Saya tidak bisa pastikan sampai kapan, karena kalau saat ini saya bilang seminggu, ternyata besok sudah bisa dibuka, gimana? Pokoknya rumah itu akan tetap diberi garis polisi hingga penyelidikan selesai," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya pihak kepolisian kini tengah fokus kepada bahan-bahan yang dipakai Abda Dzikri (24), untuk merakit bom. "Secara kasat mata dan pengakuan perakit sih bahan peledak yang dipakai memang dari serbuk belerang korek api. Namun kita harus tetap menyelidikinya secara laboratorium," ujar Rusdi.
Dalam insiden ledakan yang membuat luka parah Abda, polisi menyita barang bukti bahan yang dipakai bom rakitan oleh Abda, di antaranya paralon 8, baterai 5 buah, alat solder, dan remote.
(ern/ern)










































