Tepat pukul 17.00 WIB, Rabu (4/11/2009), sekitar sepuluh orang yang tergabung dalam Ikatan Perangkai Bunga Indonesia membagi-bagikan bunga kepada pengguna jalan sekitar Jalan Cikapayang-Ir Juanda (Dago). 500 kuntum bunga dibagikan secara gratis, dengan empat jenis bunga yaitu peacock, mawar, gerbera, dan carnation.
Meski awalnya para pengguna jalan yang diberi bunga terlihat kaget, namun sekejap kemudian wajah mereka tersenyum dan mengucapkan terimakasih, saat tahu bunga yang diberikan gratis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupanya para pengguna jalan ini tak hanya diberikan bunga, khusus bagi para pejalan kaki yang lewat mereka juga diminta untuk membantu membagikan bunga.
"Membagi-bagi bunga menyenangkan, bunganya berwarna warni dan cantik-cantik, kalau tak ada acara setiap Rabu saya mau ikut membagikan bunga," tutur Ani (20), pejalan kaki yang lewat.
Sayangnya, karena jalanan kurang macet pembagian bunga kepada para pengendara mobil dan motor kurang maksimal. Hanya sebagian kecil saja, bunga dibagikan kepada mereka. Hingga pukul 18.00 WIB, baru setengah dari 500 kuntum bunga yang berhasil dibagikan.
"Pembagian bunga ini akan kami lakukan sampai habis," ujar Widi Yani, penggagas kampanye Bandung Gila Bunga.
Menurutnya tak hanya hari ini saja, namun sepanjang bulan November setiap Rabu, pihaknya akan membagikan bunga gratisan kepada warga Bandung. "Minggu depan kita akan bagikan 500 kuntum bunga dan juga bibit bunga," ujar Widi Yani. Lokasinya, kata dia, akan ditambah di beberapa titik Kota Bandung.
Dia menjelaskan kampanye Bandung Gila Bunga ini untuk mengembalikan imej Bandung sebagai kota kembang yang seutuhnya. (ern/ern)










































