Hari Ini Bandung Gila Bunga

Hari Ini Bandung Gila Bunga

- detikNews
Rabu, 04 Nov 2009 11:54 WIB
Hari Ini Bandung Gila Bunga
Bandung - Julukan Bandung sebagai Kota Kembang coba diangkat lagi oleh sebagian kalangan masyarakat Bandung. Setiap Rabu mulai hari ini, akan ada pembagian bunga gratis sebagai kampanye 'Bandung Gila Bunga'.

Kegiatan ini diinisiasi warga yang memiliki simpul dengan industri kreatif bunga dan menjadi bagian acara Helarfest yang digelar Bandung Creatif City Forum (BCCF). Selain mengangkat kembali brand Kota Kembang, juga mendorong dari sisi ekonomi para petani bibit, bunga potong atau petik, bunga tanam, perangkai bunga dan lainnya.

"Sampai sekarang Bandung masih dikenal sebagai Kota Kembang juga Berhiber atau bersih, hijau berbunga, tetapi riilnya kurang terlihat. Kita ingin mewujudkan bunga memang dekat dengan warga bandung lewat kampanye ini," ujar Widi Yani sebagai penggagas kampanye Bandung Gila Bunga, kepada detikbandung, Rabu (4/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan yang akan dilakukan yakni membagi-bagikan bunga secara gratis kepada pengguna jalan, setiap hari Rabu. "Hari ini kita akan berada di Cikapayang-Dago, mulai jam 5 sore," tambah Widi yang juga merupakan pengajar di arsitektur ITB itu.

Bunga yang akan dibagi antara lain crysanthium, rose dan gerbera, yang semuanya merupakan bunga potong. Untuk pekan selanjutnya akan ditambah anthurium dan sansiviera dalam bentuk bibit untuk ditanam.

"Kita membagi-bagi bunga potong bukan berarti merusak atau tidak mencintai bunga. Bunga tersebut memang ditanam para petani untuk dipotong dan dijual. Karena itu ada juga sesi membagikan bibit bunga bagi yang ingin menanam," jelas Widi.

Setiap hari Rabu, akan ada sekitar 500 bunga yang dibagikan. Bunga-bunga tersebut merupakan sumbangan dari para petani, perangkai dan penjual bunga, yang mendukung kampanye Bandung Gila Bunga. Penjual bunga menyumbangkan bunga untuk dibagikan, sementara perangkai dan komunitas pecinta bunga membagi-bagikan.

"Kenyataannya usaha bunga sekarang kurang bergairah. Bahkan di Parompong para petani bibit bunga sudah kesulitan untuk bertahan. Jika bunga bisa kembali dekat dengan warga Bandung, mungkin bisa membantu para petani bunga," harap Widi.

Karena itu, selain membagi-bagikan bunga, akan ada juga penyebaran liflet yang berisi informasi terkait bunga, kegiatan komunitas pecinta bunga, kursus merangkai bunga, serta pusat-pusat penjualan dan perangkai bunga.

Mengapa Rabu? Pemilihan hari pun ada pertimbangannya. "Bunga itu kan seperti obat yang membuat orang senang, atau minimal mengurangi stress. Nah, kalau akhir pekan kan orang-orang kebanyakan liburan, sementara Senin sampai Jumat sangat padat aktivitas. Makanya kita pilih hari Rabu biar ada sela hari yang menyenangkan," tutur Widi.

Widi pun berharap, kegiatan bisa memberikan nilai positif bagi Kota Bandung. "Kalau ada masyarakat yang ingin ikut terlibat dalam kampanye Bandung Gila Bunga, bisa kontak saya," ujarnya sambil menginformasikan alamat surelnya di widi_yani[a]yahoo.com.

(lom/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads