Hal itu dikatakan oleh Plt PT Jawi Tenny Wishramwan kepada detikbandung via telepon selulernya, Rabu (4/11/2009). "Pengelola terbuka. Kita menjamin akomodatif meningkatkan harkat dan martabat seniman daerah," katanya.
Saat ini, imbuh Tenny, Bandung belum memiliki kantung-kantung budaya dalam mengakomodir hasil karya seniman daerah. "AACC akan diberdayakan sebagai wajah Jawa Barat," ujar Tenny yang telah 27 tahun berkecimpung di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak September 2009, AACC mulai dibenahi. Hal itu dilakukan sebagai upaya revitalisasi gedung bekas Bioskop Majestic yang termasuk bangunan cagar budaya. Pengelola menjamin pemolesan gedung AACC tidak akan menghilangkan identitas gedung tersebut.
"Anda akan kaget setelah melihat gedung itu selesai dibenahi, gedung akan terlihat megah dengan karpet yang menyelimuti lantainya," kata Tenny.
(ahy/ern)











































