Forum Oposisi Bandung Sama-sama 'Makan Buaya'

Forum Oposisi Bandung Sama-sama 'Makan Buaya'

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 03 Nov 2009 11:30 WIB
Forum Oposisi Bandung Sama-sama Makan Buaya
Bandung -

Forum Oposisi Bandung, menyuarakan keprihatinannya terhadap penahanan 2 pimpinan KPK. Kritikan kepada polisi pun diilustrasikan dengan bersama-sama memakan roti buaya.

Forum yang didukung puluhan aktivis dan seniman Bandung ini, menggelar aksinya di Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan No.9, Bandung, Selasa (3/11/2009).

Mereka menyuarakan kritikannya dalam kalimat-kalimat yang dituliskan di sebuah spanduk berukuran 1x3 meter. Di antara kalimat yang ditulis para aktivis dan seniman ini adalah; "Saya tahu ada bahwa ada mafia di balik kasus polisi dan KPK, maka presiden tidak bisa dipercaya." Tulisan ini dibuat menggunakan spidol warna biru oleh seniman Rahmat Jabaril.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tulisan lain yaitu "Buaya + Cicak : TPF = Kambing Hitam", oleh penyair Matdon.

Koordinator Forum Oposisi Bandung Suryawijaya mengatakan, penahanan terhadap 2 pimpinan KPK bukan persoalan teknis hukum pidana. Penahanan dan kriminalisasi ini dinilai sebagai pra-kondisi pelemahan KPK dan pemberantasan korupsi.

"Hal ini telah menjadi preseden buruk, bukan bagi 2 orang itu saja, tetapi bagi KPK sebagai salah satu institusi yang menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia," ujarnya.

Selanjutnya para anggota Forum Oposisi Bandung yang diwakili Suryawijaya, Tisna Sanjaya dan Rahmat Jabaril, bersama-sama memakan roti berbentuk buaya. Ini sebagai bentuk kritik terhadap lembaga Polri yang menahan 2 pimpinan KPK, dan dinilai sebagai bentuk pelemahan KPK.

(lom/lom)


Berita Terkait