Aksi yang dimulai pukul 10.15 WIB, Senin (2/11/2009), diawali dengan aksi jalan kaki dari Monumen Perjuangan menuju Gedung Sate, Jalan Diponegoro.
Massa membawa beberapa poster dukungan terhadap Bibit-Chandra antara lain 'Bebaskan Chandra-Bibit' dan 'Katanya berantas korupsi tapi kok berantas KPK'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, mahasiswa juga meminta SBY untuk membentuk tim independen untuk mencari fakta tentang polemik KPK dan polisi. Tim yang dibentuk ini harus benar-benar bersih.
"Kami juga minta SBY perintahkan kapolri untuk mencopot aparatnya yang diduga terlibat kriminalisasi KPK," tuntut Ahmad.
Aksi yang berlangsung 30 menit ini ditutup dengan aksi tabur bunga. Salah seorang peserta aksi tiduran di aspal lalu diselimuti oleh poster-poster yang mereka bawa, kemudian ditaburi bunga. "Ini melambangkan matinya pemberantasan korupsi," kecam Ahmad.
Aksi ini dikawal oleh 20 polisi. Awalnya massa akan melanjutkan aksinya ke Polwiltabes Bandung dan Polda Jabar. Namun keinginan mereka tak diizinkan oleh polisi. "Mereka tak mau didiskreditkan atas kasus ini. Menurut polisi ini adalah kasus pusat, bukan kasus polisi di daerah," ujar salah seorang demonstran. (ern/ern)











































