"Pada saat beliau merasakan tekanan darahnya tinggi dan merasakan stroke sebelah, dia pinggirkan mobilnya. Mesin tetap dia hidupkan, AC juga dia hidupkan. Lampu sen dua-duanya dia nyalakan, dan semua pintu tak dikunci. Lalu dia menelepon anaknya yang berada di Tasikmalaya," ujar Wakil Ketua Brigade Persis Pusat Iman Atqiyya di Sekretariat PP Persis, Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu (1/11/2009).
Anak Siddiq Amin kemudian menelepon pengurus Persis di Bandung. Kebetulan, kata Iman, Ketua I Pimpinan pusat Persis Atif Latieful Hayat tengah menuju Bandung dari Tasik dan melintas di Nagreg. "Akhirnya Ustadz Siddiq Amin dibawa ke RS Al Islam Bandung," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ern/ern)











































