Semangat warga RT 04 untuk berubah, mendapat respon positif dari banyak orang. Selain komunitas berbasis sosial seperti Common Room, kelompok profesional arsitek Urbane, dan perusahaan yang menyumbang dana, nama Luna Maya juga bisa disebut.
Di tengah kesibukannya sebagai artis juga pengusaha, Luna sempat juga mengikuti informasi gerakan warga RT 04 yang berusaha mengubah lingkungannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti saya ikut mengajak perusahaan-perusahaan agar program CSR-nya bisa diarahkan ke kegiatan seperti ini, tetapi tidak tertutup juga untuk perorangan," lanjutnya.
Meski awalnya tidak mengungkapkan, namun saat ditanya apakah Luna sebagai pribadi juga siap sebagai donatur, ia pun mengakui.
"Ya, saya sudah ada rencana untuk menjadi donatur secara pribadi. Sekarang lagi ngumpul-ngumpulin duitnya," jawabnya.
Dengan lugas artis yang mengawali karirnya sebagai model itu menuturkan opininya tentang gerakan warga seperti yang terjadi di Babakan Asih.
"Simple aja, Indonesia kekurangan tempat seperti taman untuk sekadar santai, terutama untuk kepentingan anak-anak bermain. Kondisi ini terjadi khususnya di komplek atau perumahan padat. Padahal fasilitas seperti ini kan sangat bermanfaat untuk menurunkan tingkat stress orang dewasa, juga penting untuk pertumbuhan anak-anak," paparnya.
"Tidak adanya lahan dengan fasilitas untuk santai seperti taman, orang jadinya ngumpul-ngumpul tidak jelas. Selanjutnya ada kemungkinan melakukan hal-hal negatif seperti mengganggu orang misalnya," ujarnya.
(lom/lom)











































