Untungnya ini hanya simulasi yang digelar PMI dan Dinas Kebakaran di TK & SD Priangan, Jumat (30/10/2010).
Dalam simulasi tersebut, diceritakan gempa terjadi saat ratusan siswa TK dan SD Priangan sedang mengikuti kegiatan belajar di dalam kelas. Tiba-tiba ruangan bergoyang disertai gemuruh. Bunyi sirine pun bergema. Seluruh siswa pun dengan sigap berlindung di bawah meja dengan menutup kepalanya dengan tas atau buku, begitu juga para gurunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata gempa yang berlangsung lama tersebut, mengakibatkan percikan dari sambungan listrik hingga akhirnya kebakaran. Api mulai membesar di samping gedung sekolah mengeluarkan kepulan asap hitam. Siswa-siswa pun mulai panik dan berlarian keluar.
"Tolong, ibu takut!" teriak seorang anak. Sejumlah guru pun mengatur para siswanya segera keluar untuk evakuasi.
Acara yang dimulai pukul 10.40 WIB ini, melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran bersama 1 unit ambulans yang datang ke lokasi beberapa menit kemudian.
Sementara petugas dinas pemadam kebakaran Kota Bandung langsung sigap memadamkan api. Petugas PMI pun segera mengevakuasi siswa yang terluka.
Para siswa juga saling membantu menggotong temannya yang terluka. Dokter kecil juga ikut membantu tindakan medis seperti membantu mengobati luka teman-temannya. (tya/avi)











































