Di tengah-tengah aksi di depan gerbang Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (30/10/2009), tiga orang perwakilan demonstran masuk ke Gedung DPRD Jabar untuk menemui anggota dewan. Namun, tak lama kemudian mereka keluar lagi. Salah seorang di antara mereka naik ke atas mobil bak terbuka yang dijadikan tempat orasi.
"Ternyata yang di dalam tak menangggapi kita. Mesti bagaimana teman-teman," teriaknya yang disambut seratusan orang demonstran "Masuk, masuk."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi saling dorong itu berlangsung dua kali. "Maju tiga langkah kawan-kawan," teriak orator yang melantangkan suaranya di atas mobil. Seketika, mahasiswa pun beradu badan dengan polisi yang membentuk pagar.
Barisan polisi rupanya lebih kokoh dan mampu menghalau mahasiswa. Reda sesaat, dorong-dorongan kembali berlanjut. Namun, kejadian itu tidak sampai ricuh.
Massa mengecam penyerangan Israel ke Masjidil Aqso. Mereka menuntut pemerintah untuk bersikap tegas dan memutuskan hubungan diplomat dengan Israel.
(bbp/ern)










































