Dikatakan Ketua RW 16 Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Wawan Gunawan Sondari (46), segala kegiatan yang dilakukan Star Energy selalu disosialisasikan kepada warga sekitar. Namun untuk kali ini, pengelola tidak memberitahukannya.
"Ledakan terjadi secara mendadak dan mengakibatkan warga panik," kata Wawan saat dihubungi detikbandung, Kamis (29/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya ada pemberitahuan, tapi tadi tidak ada pemberitahuan sama sekali, sehingga waktu kejadian ledakan warga banyak yang panik," kata Lurah Desa Pangalengan Tati Yulian Domo.
"Saat ini warga sudah berhasil ditenangkan," kata Wawan.
Sebelumnya, Asrul Saleh Amru, Senior Manager Eksternal Relations and Security Star Energy Ltd, mengatakan jika ledakan keras itu karena pecahnya lempeng pengaman tekanan atau rapture disk, akibat pelepasan kelebihan tekanan.
PLTP Star Energy Wayang Windu mempunyai dua unit pembangkit tenaga listrik, yaitu Unit 1 dengan kapasitas 110 MW dan Unit 2 dengan kapasitas 117 MW.
Hari ini, Unit 1 tidak beroperasi karena sedang perawatan rutin. Akibatnya, terjadi kelebihan tekanan pada Unit 2 yang berbuntut pada pecahnya lempeng pengaman tekanan, sehingga menimbulkan ledakan keras.
(ahy/ern)











































