Dada: Gara-gara Perencanaan dan Implementasi Tidak Tepat

Bandung Terbesar Penyumbang Kerugian Daerah

Dada: Gara-gara Perencanaan dan Implementasi Tidak Tepat

- detikNews
Kamis, 29 Okt 2009 16:09 WIB
Dada: Gara-gara Perencanaan dan Implementasi Tidak Tepat
Bandung - Menanggapi hasil pemeriksaan BPK Jabar bahwa Pemkot Bandung adalah penyumbang kerugian daerah terbesar yang mencapai Rp 1,207 miliar, Wali Kota Bandung Dada Rosada mengatakan hal tersebut akibat adanya implementasi perencanaan yang tidak tepat.

"Antara perencanaan dan implementasi ada yang tepat dan tidak, dan ada juga yang mengakibatkan kerugian negara. Akan kita terus benahi yang tidak baik," ujar Dada yang ditemui di Kantor BPK, Jalan Surapati (29/10/2009).

Kurang tepatnya implementasi tersebut, menurut Dada terjadi karena kurang meratanya kemampuan SDM di Pemkot Bandung.

"Dari 24.000 pegawai kan tidak pintar dan mampu semua, pasti ada kurangnya. Toh mengurus negara sampai kiamat juga akan ada kurang dan lebihnya. Yang penting jangan sampai merugikan negara hingga rakyat rugi," tuturnya.

Untuk itu, dikatakan Dada upaya untuk memperbaiki hal tersebut, reformasi birokrasi akan dilakukan untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bertanggung jawab.

"Reformasi birokrasi akan terus dilakukan. Pimpinan SKPD harus mampu menjalankan tugas dengan sebaiknya," jelasnya.

(tya/avi)


Berita Terkait