Orang Bandung Doyan Internet, Telkom Raup Untung

Orang Bandung Doyan Internet, Telkom Raup Untung

- detikNews
Kamis, 29 Okt 2009 09:04 WIB
Orang Bandung Doyan Internet, Telkom Raup Untung
Bandung - Berbeda dengan kota lainnya, warga Bandung justru banyak mengambil paket 1-2 Mbps untuk akses internet perorangan. Kondisi ini membuat pendapatan Telkom Bandung berkisar di atas Rp 15 miliar tiap bulannya.

"Kita surprise dengan angka tersebut. Kalau di kota lain biasanya kebanyakan setelah paket family, pelanggan mengambil paket email atau chatting dimana biaya berlangganannya lebih murah," kata GM Kandatel Bandung Beni Sukawanto saat berbincang dengan detikbandung di sela-sela acara Ngeblog Bareng Indonesia Satoe di Toni Jack's di Bandung Indah Plaza (BIP), Rabu (28/10/2009).

Diungkapkan oleh Beni, sebanyak 65 persen pelanggan Speedy di Bandung mengambil paket family dengan rata-rata pembayaran tiap bulannya Rp 195 ribu per bulan. Sedangkan paket game (1 Mbps) biayanya Rp 645 ribu per bulan dan paket executive (2 Mbps) biaya berlanggannnya sebesar Rp 995 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin kebutuhan masyarakat Bandung akan akses internet lebih tinggi dibanding dengan kota-kota lainnya," katanya menjelaskan.

Kondisi ini, diakui oleh Beni, saat ini jika dilihat dari jumlah pelanggan, Bandung menempati posisi keempat secara nasional. Tapi Bandung merupakan penyumbang terbesar dari sisi revenue.

"Secara jumlah pelanggan Bandung menduduki peringkat ke empat. Namun secara revenue Bandung adalah penyumbang terbesar untuk nasional. Per bulan revenue kita di atas Rp 15 miliar," katanya sumringah.

Sedangkan untuk paket Biz (3 Mbps) yang biasa dipergunakan untuk warnet, saat ini ada 100 lokasi di Kota Bandung saja. "Sebenarnya tidak tepat segitu angkanya. Karena dengan adanya multispeed, pelanggan bisa mengatur sendiri kebutuhan bandwithnya dan kemampuan membayarnya," pungkasnya.

Target akhir tahun Speedy di Bandung adalah 68.046 ribu pelanggan. Sedangkan saat ini, posisi pelanggan Speedy di Bandung sudah tercatat 60.000 an.
(afz/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads