Dada Tidak Akan Bubarkan Geng Motor

Dada Tidak Akan Bubarkan Geng Motor

- detikNews
Rabu, 28 Okt 2009 11:45 WIB
Dada Tidak Akan Bubarkan Geng Motor
Bandung - Maraknya kasus geng motor yang melakukan tindakan anarkis di Kota Bandung tidak membuat Wali Kota Bandung berniat untuk membubarkannya. Menurutnya, yang harus dihilangkan adalah perilaku buruknya, bukan kelompoknya.

"Yang harus ditiadakan itu perilaku yang tidak benarnya. Yang merugikan masyarakat itu yang tidak boleh," ujar Dada usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-81 di Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana, Rabu (28/10/2009).

Dikatakan Dada, jumlah geng motor yang anarkis jumlahnya kecil jika dibandingkan geng motor yang positif. Menurutnya, geng motor bisa jadi wadah kreativitas, penyaluran minat, dan bakat pemuda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sisi lain, banyak pemuda yang bergabung dalam geng motor yang positif dan bagus, tapi yang negatif itu jumlahnya kecil," jelasnya.

Lebih lanjut Dada menuturkan, jika ada geng motor yang melakukan tindakan kriminal, pasti akan ditindak oleh pihak kepolisian. "Mudah-mudahan yang melakukannya jadi jera dengan tindakan kepolisian itu," sambungnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda menambahkan, untuk meminimalkan aktivitas geng motor yang merugikan, dia akan memberi imbauan pada sekolah untuk mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler.

"Masih ada berbagai macam kegiatan dalam organisasi lainnya yang lebih positif," tambahnya.

Kasus geng motor terakhir di Kota Bandung terjadi pada Sabtu (3/10/2009) malam Peristiwa penyerangan sekelompok orang di depan Circle K Buahbatu tersebut, membuat dua orang jadi korban. Satu korban mengalami luka bacok sepanjang 10 centimeter di bagian kepalanya.
(tya/avi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads