Mahasiswa Maranatha Kembali Berbaris

Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Mahasiswa Maranatha Kembali Berbaris

- detikNews
Rabu, 28 Okt 2009 09:42 WIB
Bandung - Setelah lima tahun tak pernah menggelar upacara peringatan hari nasional apa pun, sebanyak 600 mahasiswa dari semester I hingga semester III Universitas Kristen Maranatha kini menggelar upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan kampus mereka, Rabu (28/10/2009).

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Koordinator kuliah UK Maranatha Rosa Permanasari saat ditemui detikbandung usai acara, di Kampus UK Maranatha, Rabu (28/10/2009).

Rosa menambhakan upacara tersebut adalah upacara pertama sejak tahun 2004. "Di tahun 2003, kita mengadakan upacara 17 Agustusan dan setelah itu vakum selama lima tahun," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan dilakukannya upacara ini menurut Rosa, adalah untuk memelihara rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang pada saat ini sudah mulai pudar di kalangan mahasiswa.

"Kita sebagai bangsa Indonesia harusnya bangga menjadi warganya, salah satunya dengan melakukan upacara pada hari-hari besar seperti ini, setidaknya pada hari ini para generasi muda ingat hari sumpah pemuda," kata Rosa.

Petugas upacara tersebut adalah para mahasiswa yang pernah bertugas sebagai Paskibra pada waktu SMA. Sementara untuk pembina upacara adalah Felix Kasim selaku Pembantu Rektor IV UK Maranatha. Persiapan upacara tersebut hanya dilakukan selama dua hari.

"Kita latihan dua hari yang lalu sebanyak enam kali, kita ingin mengingatkan mahasiswa yang sudah sekian lama tidak melakukan upacara," ujar Rosa.

Ke depan menurut Rosa UK Maranatha akan menggelar upacra yang berkaitan dengan hari-hari besar nasional seperti hari Kebangkitan Nasional dan Upacara 17 Agustus.

Ditemui di tempat yang sama, Staf Mata Kuliah Umum Imam Cahyo menuturkan, pada saat diumumkan harus mengikuti upacara, mahasiswa sempat mengeluh. Pihaknya sempat takut mahasiswa tidak ada yang mengikuti upacara.

"Dua hari sebelumnya saja banyak yang sudah izin tidak akan ikut, tapi ternyata pas hari H banyak yang ikut juga," ujarnya.

Imam juga mengaku upacara yang dilakukan hari ini memang mendadak, bahkan untuk tiang bendera saja baru dipasang kemarin.

"Ini sebagai bentuk penyadaran bagi kita, bahwa seharusnya kita itu bangga menjadi bangsa Indonesia, masa untuk mengibarkan bendera saja kita harus bingung. Makanya hari ini, kita sudah punya tiang bendera baru," pungkasnya.

(avi/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads