Pengusaha Sering Nyasar, Kadin Minta Dishub Tambah Rambu Lalin

Pengusaha Sering Nyasar, Kadin Minta Dishub Tambah Rambu Lalin

- detikNews
Selasa, 27 Okt 2009 15:20 WIB
Pengusaha Sering Nyasar, Kadin Minta Dishub Tambah Rambu Lalin
Bandung - Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Bandung Deden Hidayat mengeluhkan minimnya Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ) di Kota Bandung. Hal tersebut menyebabkan banyak pelaku usaha kesulitan untuk tiba di tempat tujuan.

"Bandung itu kan tujuan wisata belanja, wisata kuliner, sekaligus kota transaksi, tapi banyak yang mengeluhkan nyasar kalau ke Bandung," kata Deden sat ditemui di ruang kerjanya, Graha Kadin Kota Bandung, Jalan Talaga Bodas, Selasa (27/10/2009).

Deden juga mengatakan dengan adanya RPPJ, bisa membantu untuk mengatur kendaraan yang masuk ke kota Bandung. "Jangan sampai kegiatan ekonomi jadi terganggu gara-gara masalah rambu," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain nyasar karena minimnya rambu, banyak pelaku usaha yang terkena tilang karena tidak tahu arah. Oleh karenanya Deden menyarankan kepada Dishub Kota Bandung agar menambah rambu lalu lintas yang sesuai dengan undang-undang baru seperti larangan tidak boleh belok kiri langsung.

"Semoga dengan ditambahnya rambu-rambu lalu lintas, dapat mempermudah pelaku usaha untuk berkegiatan di Kota Bandung ini, karena rambu itu merupakan fasilitas ekonomi. Apalagi Bandung akan menjadi kota metropolitan", tambahnya.

Deden juga prihatin dengan kondisi jalan Kota Bandung yang sering macet karena banyak angkutan umum. Menurutnya Kota Bandung bisa membangun model transportasi massal yang bisa mengatasi masalah kemacetan.

"Seharusnya tidak ada angkutan umum di dalam kota, karena bikin macet, di Yogyakarta saja sudah tidak ada angkot," pungkasnya. (avi/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini