Bali Kampanyekan Jabar Jadi Tuan Rumah PON 2016

Bali Kampanyekan Jabar Jadi Tuan Rumah PON 2016

- detikNews
Jumat, 23 Okt 2009 09:52 WIB
Bali Kampanyekan Jabar Jadi Tuan Rumah PON 2016
Bandung - Keinginan Provinsi Jawa Barat menjadi tuan rumah PON (Pekan Olahraga Nasional) pada 2016 mendapat dukungan dari Provinsi Bali. Bahkan Bali siap menjadi juru kampanye mengajak provinsi lain mendukung Jabar.

Dukungan itu disampaikan KONI Bali dan Wagub Bali Puspayoga kepada Dede Yusuf yang datang bersama rombongan Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jabar dan KONI Jabar.

"Bali bukan hanya mendukung, tapi malah secara sukarela jadi tim sukses menglkampanyekan Jabar jadi tuan rumah PON," ucap Dede Yusuf melalui surat elektronik yang diterima detikbandung, Jumat (23/10/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, KONI Bali akan melobi sejumlah provinsi lain di Kawasan Timur Indonesia (KTI) seperti NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. "Dengan Bali, saat ini sudah lebih dari 10 provinsi menyatakan dukungan terbuka kepada Jabar untuk jadi tuan rumah PON," kata Dede.

Pada 2012 penyelenggaraan PON akan digelar di Riau. Sementara Jabar sangat ingin menjadi tuan rumah empat tahun berikutnya.

"Penawaran dan sosialisasi jadi tuan rumah terus kita gencarkan sekarang karena terkait persiapan dan anggaran yang diperlukan untuk sarana dan prasarana PON yang tidak murah," tegas Dede.

Kepada Bali, Dede juga mengajak untuk menegakan komitmen tidak melakukan bajak membajak atlet. "Saya mengajak Bali dan provinsi-provinsi lain untuk tidak bajak membajak atlet setiap akan ada PON. Jabar berprinsip, tidak apa kalah asalkan dengan potensi sendiri. Sebaliknya, buat apa menang tapi dengan atlet dari provinsi lain," tegasnya.

Wagub Bali Puspayoga mendukung penuh prinsip Jabar. "Bali juga setuju, buat apa menang tapi justru mengalahkan potensi atlet sendiri. Selama ini, Bali tidak pernah membajak atlet daerah lain. Yang terjadi biasanya atlet Bali dibajak provinsi lain," kata Puspayoga.

(lom/lom)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini