Sebab di negara asalnya, Malaysia, Global Ikhwan tidak begitu dikenal.
Menurut Mohd Nakhaie, Global Ikhwan yang ada di Malaysia merupakan pecahan Darul Arqam. Keberadaan Darul Arqam sendiri sudah dilarang pemerintah Malaysia.
"Kok saya melihat Global Ikhwan ini orang-orangnya Darul Arqam yang sampai saat ini dilarang pemerintah Malaysia karena aliran sesat," ujarnya dalam seminar di Salman ITB, Kamis (22/10/2009).
Global Ikhwan, kata Datuk, merupakan kamuflase karena banyak yang tidak tahu Global Ikhwan bergerak di bidang perniagaan. "Itu hanyalah kamuflase, pembiasan," ujarnya. Meski begitu banyak pihak juga yang sudah mengetahui Global Ikhwan menggaungkan poligami dengan membuat klub.
"Pemerintah Malaysia untuk melarang tidak bisa, karena izin Global Ikhwan perniagaan. Yang tergabung ada pembuat roti, bisnis penyembelihan hewan. Padahal mereka menggaungkan sebagai klub poligami," tuturnya.
Selain itu, Global Ikhwan juga tidak mendaftarkan sebagai ormas.
Secara pribadi Datuk mengatakan tidak setuju dengan dibentuknya Klub Poligami, karena sudah merupakan suatu gerakan. "Ya, kalau urusan pribadi boleh-boleh saja," ujarnya. (ema/ern)











































