Saat dihubungi detikbandung, Rabu (21/10/2009), Kania menuturkan setelah memikirkan selama satu hari, dia menyatakan tidak jadi menjual ginjalnya.
Kania menjelaskan ada beberapa pertimbangan yang membuatnya membatalkan niatnya itu. Dia mengaku perbuatannya salah, baik menurut agama maupun hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa tergugah melihat komentar-komentar masyarakat, kok orang-orang sayang pada saya," ujarnya.
Kania menambahkan bahwa niatnya menjual ginjal karena memang saat itu hati dan jiwanya sedang terguncang dan tertekan. "Saya akan tetap mencari jalan yang benar untuk masa depan. Mencari kerja atau menabung sedikit demi sedikit untuk melunasi utang bapak," ungkapnya.
Sebelumnya Kania berniat menjual ginjalnya seharga Rp 600 juta. Dia memasang iklan penjualan tersebut di sebuah situs gratis di internet. Hal itu terpaksa dia lakukan untuk membantu orang tuanya yang terlilit utang karena bangkrut.
(ema/ern)











































