Unicef beberapa waktu lalu sudah memberikan bantuan 250 tenda darurat untuk korban gempa Jabar. Sebelumnya direncanakan 500 tenda, namun karena ada gempa di Sumatera Barat, hanya 250 tenda yang akhirnya didistribusikan.
Pembangunan tenda dinilai Dede kurang efektif daripada rumah atau sekolah bambu karena ketahanan fisik dari bangunan sekolah atau rumah bambu dinilai lebih kuat. Selain itu, dari segi biaya pembangunan rumah bambu lebih murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dede harga satu buah tenda impor sekitar Rp 100 juta, dan tenda lokal Rp 10 juta. Sedangkan membangun rumah atau sekolah bambu hanya memakan biaya sekitar Rp 8 hingga Rp 9 juta per unitnya.
"Uang sebanyak Rp 100 juta untuk 1 tenda, bisa dibuat satu sekolah atau rumah bambu dengan penggunaan akan lebih lama dibandingkan tenda," ujar Dede.
Untuk pembangunan rumah dan sekolah bambu, Pemprov Jabar menganggarkan sebesar Rp 2,6 miliar. Saat ini sudah terbangun puluhan rumah bambu, di antaranya di daerah Cigalontang Tasikmalaya dan Pangalengan.
(ema/ern)











































