"Kita belum tahu angka pasti, kalau dari WHO itu di dunia yang menderita low vision sebanyak 45 juta orang," Dian kepada detikbandung saat dihubungi melalui telepon selularnya, Minggu (17/10/2009).
Lebih lanjut Dian mengatakan saat ini pihaknya lebih fokus untuk melakukan kampanye dan edukasi kesehatan, serta membantu proses rehabilitasi bagi penderita low vision. Menurutnya proses pemulihan kepercayaan diri itu sangat penting bagi penderita low vision.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dian juga mengatakan pemberian motifasi kepada seorang low vision dapat diarahkan kepada sesuatu hal yang disukai oleh penderita, misalnya disesuaikan dengan minat dan hobi.
"Biasanya penderita low vision diberi pelatihan, lalu diarahkan sesuai dengan bakatnya, misalnya bermain alat musik, bernyanyi, atau ahli pijat," tutur Dian.
Dian juga mengharapkan tidak hanya LSM saja yang peduli terhadap penderita low vision, tapi butuh dukungan langsung juga dari pemerintah.
(avi/avi)











































