Hal tersebut dikatakan anggota tim penanganan infeksi khusus RSHS dr Primal Sudjana kepada detikbandung saat dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis (15/10/2009). Menurutnya, CTPS adalah cara mudah memutus rantai penyebaran virus dan bakteri.
"CTPS itu sederhana dan mudah dilakukan, namun mampu mencegah penularan virus. Apalagi flu babi yang saat ini banyak terjadi di Indonesia," ujarnya. CTPS menurutnya adalah langkah paling penting yang dapat dilakukan selain pencegahan lainnya.
Dikatakan Primal, penyebaran penyakit dapat terjadi saat ada kontak fisik. "Misalnya bersalaman, kita tidak tahu apa yang sebelumnya ia pegang atau lakukan. Bisa saja dia habis bersin, batuk atau memegang barang yang ada bakterinya, itu akan menular," terangnya.
Melalui tangan yang kotor tersebut besar kemungkinan terjangkit bakteri yang berasal dari ingus atau bersin.
Dengan peringatan Hari CTPS Sedunia ini diharapkan Primal dapat menyebarkan pentingnya CTPS untuk dilakukan semua orang. "Semua orang harus sadar pentingnya CTPS, bukan hanya petugas kesehatan saja. Ini harus jadi kebiasaan semua orang," tambahnya. (tya/ern)











































