"Kita tidak mengatakan event yang digelar akan menerapkan zero waste event yang ideal. Tetapi minimal sebagai semangat, awareness, pelan-pelan, sampai masyarakat mulai sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan," kata Ketua Bandung Creative City Forum (BCCF) Ridwan Kamil saat menggelar audiensi soal penyelenggaraan Helarfest 2009, di Kantor detikbandung, Senin (12/10/2009).
Menurut salah seorang aktivis lingkungan Kiki, upaya pengenalan Zero Waste Event merupakan salah satu bagian kelompoknya dalam mensosialisasikan pentingnya arti dari menjaga kebersihan baik itu sampah pun polusi dari kendaraan bermotor.
Meski diakui Kiki, tidak semua kegiatan yang diselenggarakan dalam Helarfest 2009 mengusung label zero waste event, ia optimis jika pengenalan dari label tersebut akan disadari secara perlahan oleh berbagai pihak yang terlibat langsung ataupun tidak langsung.
"Kesadaran akan hal itu tidak bisa dilakukan dalam setahun dua tahun, harus smooth," paparnya.
Strategi yang digunakan, imbuh Kiki, yaitu dengan mengkolaborasikan kampanye yang diusungnya dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan kaum muda Bandung.
"Hal ini bukan saja perlu dimainkan oleh satu komunitas, tapi semua pihak memiliki perannya dalam menjaga lingkungan. Meski untuk berkolaborasi kita harus menemukan cara-cara yang kreatif melihat sisi kepentingan masing-masing," tegasnya.
(ahy/lom)











































