Dikatakan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Diskar) Kota Bandung Prijo Soebiandono, pihaknya mengalami keterbatasan alat dalam menjinakan api yang terus menjalar ke sudut gedung yang berada di setiap lantai. Akibatnya, pasokan air kurang dalam pemadaman api.
"Alat yang kita punya dengan hydrant yang ada di lokasi tidak sama. Sehingga petugas harus mengambil air dari sumber lain," kata Prijo saat ditemui di lokasi kebakaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak terima laporan pukul 11.15 WIB tadi, petugas mencapai satu jam ke lokasi, sehingga api dengan cepat merambat dan sulit dipadamkan," sanggah Prijo.
Cepatnya api merambat, imbuh Prijo, disebabkan di gedung tersebut banyak menyimpan bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti minyak goreng. Sedangkan ledakan kecil diduga dari botol-botol parfum yang tersimpan di gudang tersebut. (ahy/ahy)











































