Menurutnya, saat Jabar mengalami bencana yang sama sebulan sebelumnya, Depdiknas tidak menunjukkan perhatian serupa.
"Kalau boleh dibilang, iya, saya jealous. Apalagi melihat pernyataan di media bahwa pusat (Depdiknas-red) menerima bantuan Rp 30 miliar untuk Sumatera Barat," ungkap," Wahyudin saat dihubungi detikbandung via telepon, Jumat (9/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, bisa jadi pusat menganggap Jabar ini kaya. Tapi Sumbar juga kaya. Tapi namanya bencana kita harus saling mengerti," katanya.
Untuk itu Zarkasyi mengimbau pada masyarakat Jabar agar membantu korban gempa di Jabar. "Masyarakat kita kan kaya mobilnya bagus-bagus, cobalah untuk membantu saudara-saudara kita, misalnya menyumbang kayu. Jangan hanya bisa menonton saja," tutur Zarkasyi.
(tya/ema)











































