Bahan yang diperlukan antara lain :
1. Tepung Kanji
2. Potasium Iodide (KI)
3. Aquadest/air mineral
4. Kertas saring
Pertama, masukkan 100 ml aquadest ke dalam 250 ml dalam gelas beaker (untuk dipanaskan), lalu tambahkan 1 1/4 sendok teh tepung kanji dan panaskan hingga menjadi gel. Setelah itu pindahkan campuran tersebut dan tambahkan dengan 1/4 sendok teh Potasium Iodide, aduk dengan rata dan dinginkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika sudah kering, potong-potong kertas saring sesuai ukuran yang diinginkan sebagai alat pengukur polutan. Cara mengukur polutan tersebut yaitu dengan menyemprot kertas sampel tersebut dengan aquadest. Taruh pada tempat atau lokasi yang kita inginkan untuk tahu tingkat polutannya. Diamkan selama 8 jam.
Kertas akan berubah warna menjadi kebiru-biruan. Semakin biru kertas tersebut menandakan semakin banyak polutan yang tertangkap.
"Jika kertas warnanya semakin biru tua, itu berarti polutan di titik itu buruk," kata dr Ninong Komala, Peneliti Bidang Pengkajian Ozon dan Polusi Udara LAPAN.
Dikatakan Ninong, ozon troposfer hanya 10 persen dari total komposisi ozon. "Sebagian besarnya berada di stratosfer," tambahnya. Ozon troposfer bersifat jelek karena berasal dari polutan dan gas rumah kaca. (tya/ern)











































