Dari keterangan salah satu pengunjung, Rani Sumarni (28), saat mati lampu di tempat tersebut, para pengunjung berhamburan keluar. Tak itu saja, sebagian pengunjung langsung berlarian ke area parkir untuk mengambil kendaraan.
"Semua orang panik karena takut kejadian itu gempa. Tadi lampu beberapa kali mati nyala terus. Ini sudah yang ketiga kalinya," kata Rani saat dihubungi detikbandung melalui ponselnya, Selasa (6/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kepala APJ PLN Kota Bandung Tohari menyatakan kejadian mati lampu di Ciwalk diakibatkan kerusakan pada saluran kabel 20 KV. Menurutnya, saat ini pihaknya sedang menelusuri kerusakan tersebut.
"Saat ini gangguan sedang ditelusuri, kabel tersebut terdapat di dalam tanah," kata Tohari kepada detikbandung saat dihubungi melalui ponselnya.
Namun Tohari memastikan meski kabel tersebut terdapat di bawah tanah, lampu di Ciwalk akan segera kembali menyala. "Memang lama untuk memperbaiki kabel yang dibawah tanah. Tapi bisa kita pasok dari saluran lain," jelasnya.
Menanggapi keterangan Rani yang mengatakan sempat terjadi mati lampu sebanyak tiga kali, Tohari mengatakan kemungkinan hal tersebut berasal dari genset. "Kalau mati nyala mati nyala itu bisa dari genset. Sebab jika ada kerusakan kita tidak pernah memaksakan untuk menyala," ungkapnya.
Hingga pukul 18:30 WIB Ciwalk masih dalam keadaan mati lampu.
(avi/bbp)











































