Menurut Ketua LAAS Bandung, Yadi Guna Sembiring, Aksi yang digelar selama dua hari dari Jumat (2/10/2009) dan Sabtu (3/10/2009) di sekitaran Gasibu ini bukanlah sesuatu yang baru.
Setiap terjadi bencana, ujar Yadi, terlebih yang mamakan korban dan berskala nasional, komunitasnya selalu mengadakan penggalangan dana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dipilihnya daerah seputaran Gasibu sebagai tempat penggalangan dana bukan tanpa alasan. Menurut Yadi, di sana anggota LAAS Bandung biasa hang out setiap Jumat sore.
"Kami biasa ngumpul di sini setiap Jumat sore hingga lepas malam. Makanya penggalangan dananya juga dilakukan disini," sambung Yadi.
Komunitas otomotif roda empat yang memiliki ciri minimalis, rapi dan bersih ini memiliki 40 anggota dengan anggota aktif tak kurang dari 29 orang.
"Ke-29 anggota kami turun ke lapangan untuk menjemput bola bagi para donatur yang ingin menyalurkan sumbangan untuk saudara-saudara kita di Sumatera Barat," tuturnya.
Selain dalam bentuk uang, LAAS juga akan mengumpulkan sumbangan berupa pakaian dan barang.
"Untuk yang berupa barang, sementara ini baru akan dihimpun internal komunitas. Selain itu kami juga mensosialisasikan lewat jejaring Facebook dan Twitter.
Penyaluran sumbangan akan kami lakukan secepatnya usai penggalangan dana," tutup Yadi.
Hingga penggalangan berakhir pukul 15.00 WIB kemarin, LAAS berhasil mengumpulkan tak kurang dari Rp 6,3 juta.
"Rencananya bantuan akan kami kirimkan secepatnya, mudah-mudahan minggu depan sudah tersalurkan ke tangan yang membutuhkan," tutup Yadi.
(dip/ema)










































