Bentuk kepedulian terhadap korban bencana gempa di Sumbar, diperlihatkan ratusan siswa SD Assalaam. Sekitar 600 murid sekolah swasta itu berjalan kaki sekitar 800 meter dari sekolahnya, Jalan Sasak Gantung menuju Jalan Dalem Kaum atau depan Pendopo Kota Bandung, Sabtu (3/9/2009). Mereka menyodorkan kotak sumbangan kepada para pengendara jalan raya.
Sepanjang perjalanan, ratusan siswa yang terdiri kelas 4 hingga kelas 6 ini mengumandangkan shalawat. Setibanya di depan rumah dinas wali kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, para siswa yang mengenakan baju pramuka ini membentangkan poster dari karton berupa tulisan dan juga kumpulan kliping koran foto-foto rumah dan gedung yang rusak parah di Padang.
Sebagian lagi membawa kotak kardus yang diacung-acungkan ke pengendara jalan yang lewat. Aksi ratusan siswa ini cukup menyedot perhatian pengguna jalan. Akibatnya arus lalu lintas di Jalan Dewi Sartika menuju Jalan Dalem Kaum tersendat. Hal itu juga karena para siswa memakan setengah badan jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap sesama khususnya bagi korban gempa di Sumbar. Kegiatan ini juga untuk mengetuk warga Bandung agar mau meringankan korban gempa di Sumbar," tuturnya.
Menurut Tendi, kegiatan pengumpulan dana ini sudah dilakukan kemarin di lingkungan sekolah. "Kemarin sudah terkumpul Rp 1,5 juta," katanya.
Rencananya dana yang terkumpul akan diserahkan langsung ke Padang. "Kita tidak pakai lembaga mana pun untuk penyaluran ini, nanti ada perwakilan guru yang langsung datang ke Padang serahkan bantuan," kata Tendi. (ern/ern)











































